Apa itu Anchor Link? Anchor Link lebih dikenal dengan link dalam satu halaman web untuk menandakan keyword khusus didalam halaman tersebut. Saya berpendapat ada tambahan definisi dari anchor link bahwa anchor link adalah link jangkar yang berupa hyperlink antar halaman web yang berfungsi khusus agar sebuah hyperlink dapat dinilai relevan yang sesuai dengan anchor text-nya. Perbedaan anchor link antar halaman web dengan hyperlink biasa adalah menambahkan attibute khusus di setting link-nya. Setting khusus tersebut berupa penambahan 'hash tag' dengan keyword target di belakangnya.
Sedangkan sebuah Anchor Text adalah text yang digunakan untuk mengidentifikasi 'judul' dari anchor link tersebut.
Berikut ini adalah contoh dari anchor link:
Berikut adalah konfigurasi HTML-nya:
<a href="http://www.dasar-seo.com/2011/08/5-cara-membuat-internal-anchor-link.html#internal anchor link" target="_blank" title="Internal Anchor Link"><b>Internal Anchor Link</b></a>
Hash Tag yang berwarna hijau adalah kunci dari anchor link. Anchor Text adalah 'judul' dari link tadi yang diset warna merah muda diatas. untuk lebih jelasnya dapat dibaca di
http://w3schools.com/html/html_links.asp dibagian 'Name Attribute' atau di
http://www.w3.org/TR/html4/struct/links.html.
Ada beberapa website, blog dan online shop dari teman-teman saya yang saya research dengan tujuan untuk menaikkan posisi peringkatnya di SERP Google Indonesia untuk keyword-keyword target mereka. Hampir semuanya memiliki kekurangan yang sama yaitu tidak fokusnya internal anchor link yang dibuat, sehingga ranking di SERP Google selalu tidak berubah bahkan cenderung stagnan bahkan menurun.
Membuat internal link building akan sangat berpengaruh terhadap posisi peringkat di SERP Google karena Google akan melihat relevansi yang kuat dari internal anchor link building tersebut terhadap keyword utama yang ditargetkan di SERP Google.
Berikut adalah cara SEO mebuat internal anchor link building agar dapat menaikkan posisi peringkat blog atau website di SERP Google:
- Menggunakan target keyword untuk di SERP Google sebagai anchor text.
- Menautkan internal anchor link dengan anchor text dari target keyword ke URL domain jika URL domain yang diinginkan terlist di SERP Google untuk pencarian target keyword tersebut. Jika menginginkan URL sebuah posting yang terlist di SERP Google maka tautkan anchor link ke URL posting tersebut.
- Secara konsisten menautkan internal anchor link dengan anchor text yang sama ke URL yang sama.
- Hindari menautkan internal anchor link dengan anchor text yang sama ke URL yang berbeda. Tetapi menautkan internal anchor link dengan anchor text yang berbeda ke URL yang sama tidak menjadi masalah.
- Selalu menambahkan Title Attibute di setiap internal anchor link yang dibuat untuk menambahkan keyword density blog.
Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.
BalasHapusDadan, misalnya Dadan mau membuat anchor link dengan anchor text "Tips Blog" tetapi Dadan membuat 2 target URL, satu ke URL domain blog Dadan dan satu ke URL posting Dadan yang membahas "Tips Blog". Jika ini Dadan lakukan, Google akan tetap menilai URL mana yang lebih dominan untuk berada di posisi bagus di SERP dan effortnya dobel. Jika Dadan fokus hanya ke satu URL saja, maka Google hanya akan memberikan peringkat yang baik untuk URL tersebut saja di SERP Google.
BalasHapusUntuk PR blog Dadan kenapa PR 2 karena backlink yang menuju blog Dadan (ada 4) semuanya mempunyai PR 2. PR 2 ini yang menjadi salah satu penyebab posting Dadan jadi lebih cepat diindex Google.
hmm... jadi begitu ya ?
BalasHapus1 anchor text untuk 1 target URL ...
menurut kang andi, bagus mana antara link yg menuju tab baru dengan link biasa.
.
mksdnya jika di klik akan memunculkan tab baru, sementara yg biasa, akan merefresh halaman tersebut.
.
Lalu kelebihan blog dofollow yg sbenarnya apa ? selain dapat komen banyak ...
Dadan, untuk conversion rate sih bagusan yang memunculkan tab baru tapi untuk SEO, saya belum menemukan efeknya.
BalasHapusUntuk dofollow, Dadan bisa membaca di posting saya ini Kenapa Dofollow
dari berbagai blog para master seo, saya lebih banyak menemukan link biasa, atau yg di refresh..
BalasHapus.
saya juga mau tanya lagi ??
hehe.. :) gpp khan banyak nanya .. *_*
..
jika misalnya saya mempunyai 1 artikel yg sudah ada di posisi 1 Google, lalu karena alasan tertentu, saya merubah sebagian Isi Artikel tersebut..
.. Apakah itu akan berpengaruh pada serp ?
klo mnurut saya sich, mungkin Googlebot harus mengindeks ulang Artikel tersebut ..
. thanks ..
Dadan, maksudnya link biasa atau yang direfresh apa ya? :)
BalasHapusRanking di SERP bisa jadi berubah lebih baik lagi (tambahan hasil utk keyword lain di SERP Google misalnya) atau malah akan turun karena pengaruh keyword density dari posting tersebut. Banyak faktor yang mempengaruhi. Biasanya hasil revisi akan terlihat setelah googlebot melakukan crawl dan reindex lagi.
Kalau saya sih lebih baik dibiarkan kalau perubahan kontennya tidak merubah nilainya. Kecuali jika tanpa perubahan, tiba-tiba ranking di Google turun, baru deh dioptim lagi.
Mas Andri, Saya mau tanya Untuk Poin 4 : " Hindari menautkan anchor link dengan anchor text yang sama ke URL yang berbeda" JIka misalnya Saya memang benar2 ingin menautkan Anchor text ( Kata-kata ) yang sama untuk link berbeda ini agak sulit juga ya .. mungkin kita harus pintar2 pilih kata sinonim nya.
BalasHapusMisalnya di blog saya : Kusen Aluminium , itu saya mau menuatkan dua kata itu (Kusen Aluminium) utk dua atau tiga posting yang memang hampir sama informasinya. Kalau misanya dipelesetkan hurupnya aja ,bermasalah juga ndak yah ?
Misalnya :
Anchor 1 : Kusen Aluminium
Anchor 2 : kOsen alumUnium
Anchor 3 : kuSSen alMUnium
Wahh..maaf kepanjangan.. komentnya yah
Thanks yah
Kalau menurut saya, research dulu keyword yang populer untuk Kusen Aluminium di Google Keyword Tools. Bisa jadi hanya 'Kusen' atau ada 'Kusen Aluminium' dan 'Kusen Aluminium Murah', jadi lebih tertarget. Dari sana, barulah di set anchor link-nya ke masing-masing URL.
BalasHapusKalau saya, semua keyword utama saya, saya anchor ke URL domain saya supaya saya nggak bingung kalau saya punya posting yang banyak. :) Karena anchor text yang berbeda boleh di anchor ke URL yang sama.
makasih kabar postinganmu sangat bagus dan bermanfaat ..........
BalasHapussemoga tambah makin sukses
dan.. terus berkarya
Mas Ali, terima kasih dan saya bersyukur jika blog ini bermanfaat bagi komunitas internet Indonesia.
BalasHapuswah trnyata kalo buat anchor link g' sembarangan ya
BalasHapusTp saya sendiri masih kurang mengerti apa itu anchor link dan anchor text
Anchor link adalah URL yang kita tautkan dengan 'judul' link-nya menggunakan sebuah atau beberapa kata. Sedangkan anchor text adalah sebuah atau beberapa kata tadi.
BalasHapusNumpang ijin bertanya ya mas,
BalasHapussaya punya toko online, tapi saya lagi bingung soal SEOnya
dengan keyword 'Tupperware Promo Mei 2011' dulu web saya bisa masuk ke top three sampai sekrang.
tapi dengan keyword 'Tupperware Promo September 2011' boro2 masuk ke top three masuk ke hasil pencarian aja syukur
bahkan setelah saya cek hasil search 'Tupperware Promo September 2011' itu malah masuk ke page milik Mei 2011
padahal soal on page seo nya penerapanya sama, ga ada bedanya.
itu kira2 kenapa ya mas??
trimaskasih sebelumnya atas jawabanya..
Saya lihat online shop-nya menggunakan Prestashop ya? kalau tidak salah Prestashop terbaru sudah ada SEO plugin-nya.
BalasHapusSetelah saya cek sebentar, mohon maaf seharusnya saya cek lebih komplit, tetapi saya sudah bisa memprediksi kenapa.
Pertama, ada link Produk terlaris di-sidebar kanan dan kedua-duanya adalah produk promosi Mei 2011 yang saya yakin posting-posting tersebut sudah di posting beberapa bulan yang lalu. Saya yakin semua halaman website yang ada sudah mempunyai internal link ini yang mengakibatkan keyword density untuk keyword "promo-tupperware-indonesia-mei-2011" sangat kuat di level blog.
Sedangkan untuk keyword "produk-tupperware-promo-september-2011" dari 'Produk Baru' mungkin belum terindex kesemua halaman web karena Googlebot belum melakukan re-crawl & re-index semua halaman web yang ada sehingga internal link dgn keyword density tersebut belum terlalu kuat untuk mendapat ranking di Google. Jadi masalahnya hanya waktu reindex untuk semua halaman web saja.
Saran saya untuk mengatasi hal ini adalah merubah link promo per bulan di menu dengan anchor text yang sesuai dengan target keyword yang diinginkan, contohnya merubah dari "September 2011" ke "Tupperware Promo September 2011" dan perhatikan hasilnya.
Boleh rekomendasi ga mas? kalo mau berjualan online bisa di Facebook aja, seperti artis indonesia yg salah satu klien Toko Online ONIGI. bisa baca artikel awam tentang toko online dari saya.
HapusJadi Nambah ilmu nih
Tanay bos :
BalasHapusMembuat banyak anchot text yang berbeda menuju ke Url yang sama apakah tidak terkesan membohongi visitor... Sebab judul bahkan isi blog tidak sesuai dengan anchor text yang kita tautkan...
Makasih sharingnya....
Good point. Sebenarnya terkesan membohongi visitor sangat relatif dari sisi visitor. Tetapi bagi Google, Google akan melihat relevansi isi posting atau blog yang ditautkan. Jika tidak relevan, saya yakin posisi ranking di SERP akan jauh dibelakang. Saya pernah tidak sama sekali membuat anchor link untuk keyword "Dasar Blog" dan "Dasar Google" tetapi berhasil masuk ke 10 besar di Google Indonesia & ketika saya buat anchor link untuk "Dasar Blog", blog SEO ini berhasil masuk ke 5 besar SERP Google Indonesia untuk keyword tersebut.
BalasHapusYa saya juga yakin memang benar begitu ditinjau dari segi SEO...
BalasHapusMasalah pembohongan merupakan hal di luar SEO ya....sudah menjadi wilayah etika saja....
Thank....
Betul, etika merupakan hal yang wajib kita perhitungkan sebagai blogger. Terima kasih atas reminder-nya yang sangat membangun.
BalasHapusBagus infonya mas
BalasHapusterima kasih
Visit Back saya yah
makasih bnyak ya gan,ana udah praktekin gan
BalasHapusMa'ruf, saya sudah berkunjung ke Toko Online jenengan. Saran saya, coba tambahkan deskripsi produk yang lebih lengkap dengan memasukkan keyword target didalamnya tapi jangan berlebihan.
BalasHapusDari keyword target tadi buat anchor link-nya ke URL target. Catat ranking di SERP Google sebelum perubahan dan tunggu 1-2 minggu dan bandingkan hasilnya. Memang agak kerja keras sedikit tapi insya Allah akan ada hasilnya.
The high qulity blog, Thanks gan infonya,
BalasHapusartikel yang bgus, dulu kami masih bngung tentang SEO , setelah baca artikel ini kami alhamdllah sudah sedikit memahami tentang SEO
BalasHapus@kursi jati: Alhamdulillah jika blog SEO ini bermanfaat.
BalasHapusSelain memamakai html <a href...ada kah kode lain yg bisa di pakai untuk anchor text? Karena ada beberapa kasus <ahreff...tidak bisa berfungsi. Mohon pencerahannya
BalasHapus@Shirin: kalau kita set hyperlink harus sesuai dengan standard dari W3C.org. Mungkin salah menulis-nya saja.
BalasHapusternyata tidak sembarangan membuat anchor link, saya banyak membuat kesalahan nih..
BalasHapusterimakasih ilmunya, dan terus berbagi dan berkarya sobat
Nugroho, anchor link secara umum dikenal dengan link dalam satu halaman. Definisi anchor link diatas adalah pemahaman saya sendiri yang referensinya saya dapatkan dari W3 yang sudah saya tautkan link-nya diatas.
BalasHapussy msh agak bingung kang andri, misalnya keyword "manggis" itu kita sisipkan url page yang sama ? bisa tlg bantu survey utk toko online saya, br 1 mgg sih, hanya saja sudah 130 visitor tp ratio pembeli belum ada 1 pun, apa yang salah ya
BalasHapusMikael, saya sudah cek sebentar website anda. Contoh anchor link untuk website anda adalah "Jus Manggis" atau "Jus Buah Manggis", buatlah anchor link atau hyperlink dari kata-kata tersebut yang tersedia di setiap posting Mikael ke alamat URL website Mikael. Untuk rasio pengunjung di konversi ke nilai/pembelian, Mikael bisa belajar mengenai CRO atau Conversion Rate Optimization. Saran saya untuk keyword density website Michael, buatlah deskripsi atau penjelasan tiap-tiap produk yang Mikael tawarkan dengan jelas dan buat anchor link yang tadi. Berjualan atau marketing di Internet harus juga sama dengan berjualan secara offline. Pengunjung akan lebih tertarik jika kita menjelaskan produk kita secara rinci.
BalasHapusini yg sdg ingin sy praktekkan..informasi anda membantu sy..
BalasHapussy coba dl ya...jk gagal boleh tanya kan ?
trims
Peni, Terima kasih atas kunjungannya ke Blog SEO Google untuk Indonesia ini, jika masih ada pertanyaan, silahkan email saya saja.
BalasHapuspostinga dan diskusi nya sangat bermanfaat sebelum mencoba.. tks
BalasHapusMampir mas, sekalian mau tanya nich mudah mudahan berkenan. Saya pakai jasa untuk submit artikel web .gov dan edu. Kira kira sampai berapa lama hasil backlink nya akan nancap di web saya? Terima kasih jawaban nya!
BalasHapus@Kita Herbal, coba deh, setelah itu saya tunggu diskusi dengan sampeyan :)
BalasHapus@Pintu Garasi, coba saja search di Google dengan command site:.edu "nama domain anda" dan site:.gov "nama domain anda". Semuanya tergantung berapa cepat Google melakukan index terhadap website .edu dan .gov yang menautkan link website anda. Kalau saya biasanya menunggu selama 1 minggu.
Sudah dilakukan mas tp hasilnya site:.gov“pintugarasi.info“
BalasHapus- did not match any documents
Kenapa kq blm terindeks ya ms? Adakah yg salah?
Tanya lagi ms, mingu kemarin pakai keyword pintu garasi sempat nangkring di page 2 tp skrg kq malah melorot jauh banget? Padahal cuma update artikel aja!
Sory ms, banyak nanya! Semoga berkenan di jawab. Terima kasih untuk jawaban sebelumnya!
Commandnya site:.gov "pintugarasi.info" ada spasinya. Untuk .edu sudah ada yang terindex Google. Kalau untuk lebih jelasnya sampeyan register ke Google Webmaster Tools. Kalau ranking SERP Google-nya turun akibat update atau menambahkan artikel itu biasa, nanti juga kembali lagi kecuali ada perubahan pesaing-pesaing sampeyan.
BalasHapusKalau saya boleh saran, tiap produk dibuatkan artikel yang tersendiri yang berisikan penjelasan produk tersebut, usahakan kontenya yang jelas dan terperinci. Jika sampeyan pernah ada pengalaman order, tuangkan semuanya didalam artikel. Hal ini untuk menambahkan konten untuk blog sampeyan yang masih sangat sedikit. Jika sudah, beritahu saya lewat email ya? nanti insya Allah saya akan bantu SEO-nya.
Kalau menurut saya sih anchor link itu adalah sebagai pintu bahwa link tujuan masih berhubungan dengan satu konten pada halaman tersebut.
BalasHapusMisalnya saya berkomentar di blog yang bukan satu tema dengan blog saya, lalu saya memasukan anchor link pada kolom komentar tersebut. Maka google akan menganggap bahwa link itu masih satu tema dengan artikel pada halaman tersebut.
Itu pendapat saya saja loh,, kebenarannya masih belum dibuktikan hehehehe,, yah anggap saja omong kosonglah...
Tapi menurut Anda gimana dengan pendapat saya diatas?
Thanks..
Andi, itu benar juga, yang penting anchor text yang dipakai masih satu niche dengan halaman web yang ditautkan.
BalasHapusjadi title dalam anchor text juga sangat penting ya as?
BalasHapuswah thanks info nya
thanks infonya
BalasHapusMas makasih sebelumnya, semua sarannya sudah coba saya terapkan di web saya cuman sejauh ini dengan mengetikkan keyword toko jilbab, kok masih di laman 2 (urutan 19), apa ada yg salah dg yg saya terapakan, mohon bantuannya !!!
BalasHapusterima kasih
@all, thanks atas kunjungannya ke Blog SEO Google untuk Indonesia ini.
BalasHapus@Dian, toko Dian masih baru ya? sebelumnya nama domainnya apa? atau benar-benar baru?
Saya lihat ada artikel toko online Dian itu copy & paste meskipun Dian memberikan informasi sumbernya. Saran saya, tulis saja artikel dengan bahasa Dian sendiri meskipun sumbernya sama. Dengan begitu, artikel Dian lebih unik untuk Google.
Anchor Link yang dibuat sudah cukup baik, usahakan hanya 1 keyword yang sama per artikel yang dibuatkan anchor link.
Untuk kategori "Jilbab" bisa diganti nggak keywordnya? contohnya "Kerudung Jilbab".
Bisa nggak widget "Pengunjung", "Referred By" dihapus? untuk widget Facebook, bisa nggak dipilih satu saja?
Itu dulu, kita lihat selama 2 minggu dari sekarang ya? kalau ada pertanyaan lagi, email saya saja.
bang, maksud no 4 gmna tuh ?
BalasHapusmisalnya nih, saya targetkan keyword 'harga blackberry' untuk homepage.
kemudian saya juga targetkan keyword 'harga android' untuk homepage juga. apa ini maksudnya ??
terus nih, misal saya menargetkan satu keyword yg 'sama' untuk link ke postingan dan juga ke homepage. apa pengaruhnya ?? maklum blog campur aduk bang.. (hehe).
sorry ketinggalan bang, hehe
BalasHapuskalo posisi penempatan link apa juga ckup mempengaruhi ??
katanya link dari postingan lebih bagus dari link yg berada di sidebar/widget ?
Waloetz, bukan, masalah sebaliknya, kalau itu nggak apa-apa. Yang saya tidak sarankan adalah jika keyword "Harga Blackberry" ditautkan ke 2 alamat web. Pengaruhnya, Google akan menempatkan anchor mana yang paling relevan ke posisi yang paling baik dan jadi kontraproduktif. Bedain aja anchor text-nya sedikit.
BalasHapusAnchor di postingan memang jauh lebih powerful jika dibandingkan anchor di sidebar.
mkasih bang pencerahannya..
BalasHapus1. kalo menempatkan anchor text di niche yg berbeda dgn tujuan ingin memperbanyk keyword
dgn anchor tersebut pd setiap postingan. apa pngaruhnya ?
2. misal, agar pngunjung tdk merasa terganggu dgn anchor text pd setiap postingan trsebut, saya kasih font 'putih' sama dgn template (agar tdk terlihat)..
apakah anchor text tersebut masih dianggap keyword karena font tersebut sama dgn
template.
1. Usahakan pembahasannya nyambung karena kasihan pengunjung blog kita kalau kita hanya mengandalkan keyword density.
BalasHapus2. Lebih baik biarkan natural saja sehingga pengunjung blog kita merasa nyaman. Usahakan hanya satu anchor text yang sama di setiap posting, lebih dari 1 juga nggak ada manfaatnya.
terima kasih atas informasinya yang sangat bermanfaat sekali dan padat berisi
BalasHapusMantef banget bang artikelnya...salam kenal ya bang moga makin akrab kita.
BalasHapusSEMUA BERJALAN SESUAI RENCANA BANG...
BalasHapuskira2 apa lagi yg perlu di optimasi lagi,
udah di page one, tapi urutan 5.
coba cek dulu bang ..
Kalau belum lelah, buat aja terus artikel yang masih satu niche dan buat internal link ke posting yang diikutkan kontes seperti biasa. Cek backlink dari kompetitor, kalau backlink-nya berkualitas, coba ambil backlink yang sama.
Hapus@All, terima kasih atas kunjungannya ke Blog SEO ini.
BalasHapusmakasi gan atas informasinya,,,
BalasHapusterimakasih atas infonya gan,,,
BalasHapusbermanfaat sekali,,,
Terima kasih kembali atas kunjungannya ke blog SEO Google ini.
Hapuswah sangat bermanfaat nih bagi saya, makasih nih.. blognya cukup bagus nih.. saya harus belajar banyak nih..
BalasHapusTerima kasih kembali atas kunjungannya ke blog SEO Google ini.
Hapuswah, mantap nih mas, sangat bermanfaat. langsung dipraktekin aja nih...
BalasHapushihi
makasih mas...
terima kasih kembali atas kunjungannya ke blog SEO Google ini.
Hapussangat bermanfaatttt
BalasHapusAlhamdulillah jika artikel ini bermanfaat. Terima kasih.
Hapusmakasih brow, kalau bua anchor textnya pakai title gimana ya apa sama apa beda ya? soal nya saya sering pakai title
BalasHapusKalau Agung menautkan anchor text itu ke posting yang sama dan Agung menambahkan Label atau Tag atau Category yang banyak, maka akan membuat internal link untuk posting tersebut dari halaman-halaman blog label/tag/category tadi.
HapusPak Andri, sebelumnya saya mengucapkan terima kasih, baca postingan ini dari awal samapi dengan akhir bapak dengan ikhlas menjawab pertanyaan satu per satu bahkan rela meluangkan waktu melihat toko online yg kasih komentar dan memberikan feedbacknya, sekali lagi saya "angkat topi" dengan keihklasan bapak memajukan dunia online dan blogger indonesia.
BalasHapusSaya sudah 5 tahun menulis blog tapi gak pernah belajar SEO, semuanya berjalan alamiah saja, dan baru tahu backlink / anchor link dll sekitar 3 minggu yll, he he malu nih, memang setelah memakai backlink ada kenaikan SERP yg lumayan, ketimbang tadinya naturally saja dan menganggap "content is the king"
Maaf pak kalo gak report kasih feed back toko online saya ya,
sebelumnya diucapkan banyak terima kasih
suwun
Maaf saya telat menjawab pertanyaannya. Kalau saya boleh saran, buat masing-masing jenis produk di 1 posting. Jadi kalau ada 7 produk, buat 7 posting dengan deskripsi produk yang jelas. Nanti di masing-masing posting dibuatkan anchor link yang sesuai anchor text-nya. Terima kasih atas perhatiannya.
Hapusthanks infonya mas.. sangat bermanfaat
BalasHapusMakasih nih informasinya cukup berguna salam kenal gan....
BalasHapusijin praktekin gan... bener bener ilmu yang bermanfaat....
BalasHapusartikel yang sangat bagus sekali,,
BalasHapussiap dicoba,,,
oh internal link cukup berpengaruh untuk posisi di SERP,,,bisa cek internal link web saya gak mas Andri apakah perlu di perbaiki?
BalasHapusUntuk cek internal link yang baik melalui Google Webmaster Tools tetapi sekilas saya lihat internal link yang ada sudah cukup baik.
Hapuswuiihh mantp niihh ilmunya..makasih udah share gan..
BalasHapusmakasih mas atas isi artikelnya,saya akn mencoba untuk menerapkan di blog saya.maklum masih pemula.hehe......
BalasHapusasalamualaikum Pak Andri, Terimakasih banyak pak Andri sudah mau share. saya punya toko online kurang lebih umurnya sekitar 3 bulan, selama ini saya sudah melakukan metode promosi ke berbagai forum dan membangun baklink, tapi sampai saat ini saya cek di whactbaklink.com hasilnya 0 tidak ada satupun yg nyangkut apakah ada yg salah dalam membangun backlink?
BalasHapusmohon pencerahan nya ya pak..
makasih banyak
Cara mengetahui backlink website kita yang paling pas untuk SEO Google adalah melalui Google Webmaster Tools di "Traffic" kemudian "Links to Your Sites".
Hapus