Minggu, 31 Juli 2011

Keyword Density Posting dan Keyword Density Blog/Website

Keyword Density Blog
Gambar diatas adalah snapshot dari keyword density blog dari Blog Dasar SEO Google ini yang tertera di Google Webmaster Tools. Detil keyword density di sebuah blog/website dapat diketahui secara detil di Google Webmaster Tools termasuk jumlahnya di tiap-tiap halaman web dari blog/website yang bersangkutan.

Sedangkan untuk keyword density di sebuah posting dapat diketahui dengan menggunakan meta tag analyzer.

Jadi perbedaan antara keyword density posting dan keyword density blog/website adalah:

Keyword Density Posting adalah rincian kerapatan keyword yang ada di sebuah halaman web; sedangkan Keyword Density Blog/Website adalah rincian kerapatan keyword yang ada di sebuah blog atau website yang berasal dari kumpulan keyword density dari tiap-tiap halaman web blog/website bersangkutan.

Kedua keyword density tersebut mempunyai persamaan fungsi untuk SEO Google yaitu penambahan relevansi dari sebuah posting dan sekaligus blog/website dari posting tersebut. Keyword density posting akan membantu sebuah posting dan sekaligus blog yang bersangkutan untuk Google SEO karena penambahan keyword density di sebuah posting blog otomatis akan menambahkan keyword density di level blog/website.

Disinilah gunanya sebuah niche atau tema sebuah blog/website. Jika niche sangat terfokus untuk suatu pembahasan, maka isi dari blog/website dari posting-postingnya akan juga terfokus ke pembahasan tersebut. Sehingga keyword density blog/website akan memiliki domain pembahasan yang sama. Dengan cara seperti ini, Google akan meliha,t melalui algoritma-algoritma pencariannya, sebuah relevansi yang baik untuk keyword-keyword yang dominan di blog atau website tersebut.

Mayoritas blog-blog atau website-website yang memiliki niche sangat fokus berhasil mencapai peringkat 10 besar Google dengan sedikit backlink yang dimiliki untuk keyword-keyword yang strategis. Boleh dibilang, blog atau website yang memiliki keyword density yang handal pada tingkatan blog akan sulit sekali "digeser" oleh posting atau bahkan blog di SERP Google.

Jadi, jangan hanya terfokus pada keyword density di tingkat posting tetapi juga harus fokus pada keyword density di tingkat blog atau website. Karena hal tersebut merupakan satu teknik dasar SEO utama untuk pencarian Google.

22 komentar:

  1. Makasih mas ilmunya...
    klo boleh nanya dari mana seo google mengindex keyword blogspot apakah dari meta tag, label, text angkor ataukah yg lain?

    BalasHapus
  2. Yang melakukan index bukan SEO Google tapi Google :)
    Kalau saya perhatikan, Google pertama kali akan melihat judul dari blog atau posting. Yang dominan di level blog adalah keyword density blog (bisa di judul, meta tag, header, sidebar, footer dan konten) dan internal link. Kalau di posting, relevansi antara judul, meta tag dan konten yang bisa disebut juga keyword density di posting. Internal link dari posting lain akan sangat membantu.

    BalasHapus
  3. termikasih. saya nari nyari artikel tentang keyword density, dan di sini saya mendapatkan pencerha. ternyata keyword density bukan hanya milik sebuah page tapi web ada, juga yang merupakan kumpulan dari page. thks

    BalasHapus
  4. Terima kasih kembali atas kunjungannya Mas. Keyword density posting dan keyword density blog saling mendukung satu sama lain. Disinilah yang dimaksud pentingnya niche sebuah blog.

    BalasHapus
  5. Maaf, boleh bertanya nih..
    Sebenarnya keyword density maksimum yang diperbolehkan berapa persen? Saya bingung, di beberapa sumber yang telah saya baca ada yang mengatakan maksimum keyword density adalah 3% sedang yang lainnya 6% bahkan sampai 7%
    Nice Info agan...

    BalasHapus
  6. Rina, saya pernah sampai 7% (untuk research) & nggak ada masalah. Tetapi saya perhatikan untuk Google Panda sepertinya ada batasan untuk ini sekitar 4-5%.

    BalasHapus
  7. mas andi saya mau tanya, bagaimana tips membuat konten yang berkualitas dari sisi mesin pencari? maksudnya kembali lagi di keyword density? bisa minta tips pribadi dari mas andi gak ni? mas andi kalau mau posting di site, sebelum artikel di posting...kan berarti harus dicek "keyword density artikel tersebut"...nah ngeceknya pakai manual atau software mas? dan ngecek yg benar itu bagaimana..mungkin perlu contoh step by step untuk memastikan sebuah konten layak di upload...nampaknya ini sangat perlu bagi kami yang baru belajar seo. kalau dibuat judul posting tersendiri kayaknya sangat bagus mas. muakasihhh lo mas artikelnya

    BalasHapus
  8. Terima kasih masukkannya. Saya akan buatkan postingnya. Tunggu saja ya :D

    BalasHapus
  9. oke mas andri saya tunggu ya jawabnannya. ini adalah blog seo berkualitas yang saya cari. makasih banyak mas heehe. semoga juga bermanfaat bagi temen-temen yang baru belajar SEO

    BalasHapus
  10. Sudah saya publish posting mengenai "Menulis Konten yang Berkualitas", coba cek deh :D

    BalasHapus
  11. iya makasihbanyak mas. saya nyarinya di google dengan keyword "menulis konten berkualitas" dan artikel dari dasar-seo.com blog ini di halaman 1 rangking 4 wooowww dahsyat. ternyata google sekarang benar-benar menyukai konten berkualitas. selamat datang google panda :) akasih mas atas tipsnya

    BalasHapus
  12. Terima kasih kembali atas diskusi dan saran yang membangun.

    BalasHapus
  13. Ternyata Banyak Tahapannya yah belajar Seo itu, Cukup Susah Tapi menyenangkan Kita bisa Kompetisi bebas, Thanks Mas Info2 nya..

    BalasHapus
  14. baru ngerti mas bro aku soal ginian...
    amsih awam soal seo

    BalasHapus
  15. @Berbagi Bersama: kuncinya selalu mengembangkan ilmu SEO yang sudah ada. Kalau saya, saya research dulu ilmu yang baru, kemudian kalau berhasil, baru saya share.

    @Moo: Kalau belajar terus & ilmu SEO-nya dipraktekkan insya Allah akan menjadi pakar juga :)

    BalasHapus
  16. Makasih mas buat ilmunya, selama ini saya juga lgi nyari2 tentang keyword density ini. dan akhirnya ktemunya di blog mas ini. Sangat bermanfaat mas.

    BalasHapus
  17. Keyword density berpatokan dari keyword yang dimasukkan di Meta tag (meta keyword) blog kita ga mas, atau gmn?

    BalasHapus
  18. @Lifes Health Care: Terima kasih jika posting Blog SEO Google ini bermanfaat.

    @Info Tech: Saya belum yakin betul kalau meta tag keyword dimasukkan oleh Google untuk keyword density tetapi saya yakin jika meta tag description termasuk.

    BalasHapus
  19. wah sbuah tuntunan mantap dari posting yg saya baca di atas,namun saya hanya pemula di blog jd blum bgtu paham semua tntang seo puyeng ngapalinna

    BalasHapus
    Balasan
    1. Deden, belajar-nya pelan-pelan aja, nanti juga akan paham. Terima kasih sudah berkunjung ke blog SEO Google ini.

      Hapus
  20. Mas Andri akhirnya ku menemukanmu. Artikel yang padat akan wawasan tentang keyword denisty, menambah wawasan bagi saya dan umumnya bagi rekan-rekan blogger yang belum faham apa itu ilmu seo. Makasih banyak sudah berbagi ilmu yang sangat bermanffat ini. Sangat patut untuk di terapkan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih sudah berkunjung ke Blog SEO Google saya ini.

      Hapus

Semua komentar akan dimoderasi terlebih dahulu untuk memastikan komentar anda relevan dengan isi dari konten posting Dasar SEO - Blog Search Engine Optimization (SEO) Google untuk Indonesia ini. Selamat belajar cara teknik SEO Google yang khusus untuk teknik SEO Blogspot, teknik SEO Blogger dan teknik SEO Wordpress di Blog SEO Google ini.