Sabtu, 04 Juni 2011

Conversion Rate Optimization Setelah Search Engine Optimization

Search Engine Optimization atau SEO adalah proses teknis untuk menempatkan sebuah blog atau website termasuk halaman-halaman webnya agar bisa menduduki ranking 10 besar di search engine seperti Google. Setelah menempati posisi terbaik di search engine, traffic ke blog atau website akan meningkat melalui hasil index blog atau website tersebut di search engine yang sesuai dengan keyword-keyword niche blog atau website tersebut. Search Engine Optimization atau SEO, khususnya SEO Google, adalah salah satu cara internet marketing yang wajib diketahui oleh para pelaku internet marketing itu sendiri.

Sedangkan Conversion Rate Optimization atau CRO adalah proses teknis untuk mengkonversi traffic hasil Search Engine Optimization Google tadi menjadi nilai-nilai yang diinginkan oleh pemilik blog atau website. Nilai-nilai tadi bisa berupa nilai ekonomis seperti meningkatnya angka penjualan, hasil dari iklan dan sebagainya. Atau nilai-nilai tadi bisa berupa banyaknya pengunjung blog atau website yang menjadi anggota atau member layanan blog atau website tersebut, sehingga branding sebuah blog atau website dapat meningkat di kalangan masyarakat luas.

Teknik dan cara melakukan Conversion Rate Optimization atau CRO akan sangat berbeda dengan Search Engine Optimization atau SEO. Teknik dan cara melakukan CRO lebih mengedepankan kehandalan keahlian Marketing Communication, sedangkan teknik SEO Google akan mengikuti perubahan yang terjadi agar blog atau website itu tetap search engine friendly.

Proses CRO pada dasarnya adalah proses meningkatan kepercayaan/trust, ketertarikan dan transaksi para pengunjung blog atau website terhadap informasi atau produk yang diberikan oleh blog atau website tadi. Sebagai contoh:
  • Apakah informasi atau produk yang ditampilkan pada blog atau website yang bersangkutan memberikan nilai lebih bagi pengunjung, sehingga pengunjung akan tertarik dengan informasi atau produk lain yang terdapat dalam blog atau website tersebut?
  • Apakah pengunjung akan merasa aman ketika harus bertransaksi di blog atau website tersebut?
  • Apakah banyak pengunjung lama akan berkunjung kembali ke blog atau website tersebut?
  • Apakah banyak pengunjung yang senang berlama-lama di blog atau website tersebut?
Ilmu branding sangat dominan untuk CRO, dimulai dari desain blog atau website yang menarik, detil informasi atau produk yang komunikatif dan terstruktur, detil kontak yang rinci dan jelas termasuk alamat offline, informasi formal dari pemilik blog atau website tersebut sampai dengan cara bertransaksi yang aman dengan enkripsi yang handal dan terpercaya adalah menjadi sebagian dari proses CRO.

Jadi, melakukan Google SEO saja tidak cukup agar blog atau website memiliki branding yang bagus, oleh karena itu CRO juga diperlukan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Semua komentar akan dimoderasi terlebih dahulu untuk memastikan komentar anda relevan dengan isi dari konten posting Dasar SEO - Blog Search Engine Optimization (SEO) Google untuk Indonesia ini. Selamat belajar cara teknik SEO Google yang khusus untuk teknik SEO Blogspot, teknik SEO Blogger dan teknik SEO Wordpress di Blog SEO Google ini.