Sabtu, 07 Mei 2011

Google penalty atau Google sandbox, Bagaimana Mengatasinya?

Google penalty atau Google sandbox adalah cara Google untuk tidak memasukkan posting kedalam hasil index Google sehingga posting tersebut tidak dapat terindex juga kedalam hasil pencarian atau SERP. Google sandbox sendiri adalah istilah yang umum bagi para pakar SEO atau blogger bagi Google penalty tersebut.

Jika posting baru anda tidak terindex secepat posting anda sebelumnya atau tiba-tiba posting anda menghilang dari index Google, maka anda patut curiga jika posting anda tersebut mendapat Google penalty atau masuk kedalam Google sandbox.

Dari pengalaman saya, ada beberapa faktor yang menyebabkan masuknya posting "kedalam" Google penalty atau Google sandbox., seperti:
  • Membuat anchor text yang sensitif bagi 'produk-produk' Google tetapi linknya tidak menuju website Google. Sebagai contoh: Jika kita membuat anchor link AdSense tetapi linknya tidak merujuk ke link website resmi Google AdSense. Saya mendapati juga anchor link seperti ini melalui gambar juga dapat mengakibatkan Google penalty atau Google sandbox.
  • Adanya script yang dianggap malware oleh Google. Biasanya hal ini akibat menambahkan widget untuk blog yang asal widget tersebut bukan berasal dari website yang trusted.
  • Cara kita melakukan SEO blog melanggar ketentuan Google untuk webmaster yang sudah ditetapkan oleh Google, seperti melakukan cloaking, menambahkan malware, keyword yang berlebihan, dan lain-lain.
  • Hati-hati dengan kata-kata sensitif yang menjadi 'musuh bersama' di Internet, seperti SP*M, P*RN dan lain-lain.
Cara dan tips mengetahui apakah posting kita mengalami Google penalty atau Google sandbox adalah sebagai berikut:
  • Cek index blog anda di Google.
  • Review satu per satu index posting anda, apakah ada yang menghilang dari index Google? Jika iya, mulailah melakukan langkah-langkah revisi untuk posting tersebut.
  • Yang lebih sulit adalah jika seluruh blog mendapatkan Google penalty atau masuk ke Google sandbox, maka melakukan review secara keseluruhan terhadap blog diperlukan.
Cara mengatasi Google penalty atau google Sandbox:
  1. Pelajari  ketentuan Google untuk webmaster untuk SEO yang diinginkan oleh Google.
  2. Cek dan review apakah teknik-teknik diatas sudah diimplementasikan pada posting yang terkena Google penalty atau yang masuk ke Google sandbox.
  3. Cek link-link yang ada dan pastikan link tersebut tertuju ke website yang relevan.
  4. Hindari teknik-teknik SEO yang tidak sesuai dengan aturan Google diatas.

14 komentar:

  1. punya saya kena sandbox gan gak tau sbabnya,
    sblumnya sya nambahin keyword,
    apa gara" itu ya,
    btw mkasih byk ane praktekin dulu :)

    BalasHapus
  2. Bisa jadi, menambahkan keyword yang berlebihan itu namanya keyword stuffing yang tidak boleh di Google Webmaster Guidelines. Kalau menambahkan keyword yang menyebar sampai dengan sekitar 5% dari total content, sepertinya masih ok.

    BalasHapus
  3. blog sy jg kena penalty, penyebabnya krn Duplicate Title tags (judul tag sama dng judul post), udah sy perbaiki biar ga bentrok...tp kira2 brp lama waktu pemulihannya spt semula ?

    BalasHapus
  4. Tergantung Google melakukan re-crawl dan re-index blog yang bersangkutan. Ini info baru jika judul tag sama dengan judul post berakibat Google melakukan penalty. Saya sering mengalami hal ini tetapi tidak sampai kena penalty. Mungkin bisa dicari kemungkinan penyebab-nya?

    BalasHapus
  5. Kalau cara mengatasi "Missing title tags" --> /rpc_relay.html‎ gmn ya mas.. udh nyari2 di google tapi ga ketemu.. makasih sebelumnya mas.

    BalasHapus
  6. Saya juga mendapatkan informasi yang sama di Google Webmaster Tools dan secara teknis bisa kita berikan judul tetapi sepertinya itu tidak terpengaruh ke SEO. Sejauh yang saya tahu, rpc_relay.html digenerate dari widget-widget seperti Google Friend Connect dan itu diset untuk tidak di-index Google secara default oleh Blogspot/Blogger. Jadi saran saya, biarkan saja tidak perlu diubah.

    BalasHapus
  7. Postingan Saya tidak masuk SEOSERP lagi gan, kenapa ya? Padahal sebelumnya, judul postingan saya sempat masuk Serp lumayan peringkat 2, tapi sekarang malah, hanya satu yang terindek SEOSERP yaitu postingan baru, Saya juga Sempat cek url crawl dan secara tidak sengaja, url yg bukan Craweror terhapus oleh saya semuanya, mklum saya newbie, jadi tidak tau crawerror, setelah saya cari info di google, ternyata saya keliru salah menghapus url, url yang masih ada yg hapus, dn saya coba membatalkan penghapusan itu Semuanya, apa ini berpengaruh gan dengan judul postingan yg tidak Terindek serp, mohon penjelasanya, sebelumnya mohon maf karna commentx kpnjangan..

    BalasHapus
  8. Jika kita melakukan removal URL melalui Google Webmaster Tools memang harus hati-hati tetapi masih bisa di batalkan. Google Webmaster Tools memang sebagai SEO tool agar kita bisa menghapus halaman-halaman web blog kita dari index Google. Kalau sudah dibatalkan, perlu beberapa saat untuk Google melakukan indexing lagi.

    BalasHapus
  9. Menarik juga artikelnya..segera di praktekan ni supaya tidak lupa

    BalasHapus
  10. Kalo saya semenjak ganti meta tag deskripsi, postingan saya jadi nggak di index lagi.. basa nya blog saya di index cepet banget,. baru publis aja langsung di index.. ehh sekarang mala ngak sama sekali. hanya postingan lama aja yang bertahan di google yang baru bleum muncul

    BalasHapus
  11. Saya jadi tau ttg Google Sand box, nanti saya cek satu persatu artikel saya dech, makasih informasinya.

    BalasHapus
  12. terimakasih pak..
    Ilmunya bermanfaat sekali bagi saya yang masih pemula..

    BalasHapus
  13. Sip gan infonya tentang cara keluar dari sandbox

    BalasHapus
  14. kalo hasil serpnya menurun tuh ciri ciri kena sndbox yah

    BalasHapus

Semua komentar akan dimoderasi terlebih dahulu untuk memastikan komentar anda relevan dengan isi dari konten posting Dasar SEO - Blog Search Engine Optimization (SEO) Google untuk Indonesia ini. Selamat belajar cara teknik SEO Google yang khusus untuk teknik SEO Blogspot, teknik SEO Blogger dan teknik SEO Wordpress di Blog SEO Google ini.